Saturday, 15 November 2014

Menentukan Support dan Resistant untuk memulai Trading

Setelah anda mengetahu apa itu “support” dan apa itu “resistant” sekarang kita belajar bagaimana menentukan Support dan Resistant (S&R). Support dan resistance memegang peranan penting dalam analisa teknikal. Dapat dikatakan bahwa keduanya merupakan dasar dari analisa teknikal. Kita dapat mengambil keputusan transaksi hanya dengan mencari serta menggunakan support dan resistance (sebagai acuan dimana kita menentukan posisi “buy” maupun “sell”)
Ada berbagai cara untuk menentukan level support dan resistance, antara lain:
Kalkulasi pivot point
Pivot point merupakan level rata-rata dari 3 level penting harga (High, Low, Close) pada periode sebelumnya.
Garis moving average
Trader  sering menggunakan garis moving average sebagai patokan support-resistance. Periode moving average yang biasa digunakan seperti periode 20, 50, 100 atau 200.
Garis tren
Garis tren biasa digunakan untuk menghubungkan level-level atas atau level-level bawah dari sekelompok harga.
Level Fibonacci
Fibonacci biasa digunakan untuk menentukan level psikologis pasar. Level Fibo yang digunakan biasanya level 38,2%, 50% dan 61,8%
Pola harga (price pattern)
Pola harga seperti pola bendera/flag, head and shoulder, double top/bottom dapat memberikan gambaran dimana harga akan tertahan.
Angka Bulat (round numbers)
Biasanya angka bulat seperti 1100, 1200 sering dijadikan area support atau resistance psikologis.


Gambar diatas menunjukkan penggunaan Moving Average (lingkaran 1) , Fibonacci (lingkaran 2) dan Pivot Point (lingkaran3) sebagai Support dan Resistant


Gambar diatas menunjukkan penggunaan Trend Line dari history sebelumnya sebagai Support dan Resistant (yang dilingkari)
Area support dan resistance sangat membantu Kita dalam merancang strategi trading. Dengan mengetahui dimana letak area support dan resistance, Kita dapat menentukan level untuk membuka posisi, mengambil untung atau justru membuang posisi rugi dan melakukan penambahan posisi.
Contohnya adalah penggunaan strategi breakout dengan menentukan area support dan resistance. Bila harga sudah menembus ke atas level resistance, maka Kita akan membuka posisi beli. Dan sebaliknya, jika harga menembus ke bawah level support, Kita akan membuka posisi jual.
Dalam melakukan transaksi dengan menggunakan metode atau strategi apapun, jangan lupa untuk memperhatikan berapa resiko yang dapat Kita terima. Mengingat semua metode atau strategi hanya memberi suatu kemungkinan atau probabilitas. Oleh karena itu, Kita harus bersiap menerima kemungkinan terburuk
Silahkan melatih strategi trading anda pada platform online trading dengan mendaftar demo account di sini.


4 comments:

  1. Halo, boleh saya minta kontak anda? bila anda berkenan, saya ingin mendiskusikan kerja sama. Terimakasih

    ReplyDelete
  2. Untuk dimana ACY ini terbaik juga dengan fasilitas telah di berikan, bonus menarik juga, tetapi dimana ane kurang tertarik untuk gabung di ACY ini, karena dimana dalam masalah leverage nya yang kecil. Semoga cepat untuk di kembangkan kembali deh ACY ini agar ane dapat lebih tertarik lagi coba gabung di ACY ini

    ReplyDelete
  3. Hidup memberi Anda semua alat dan sumber daya yang Anda butuhkan. Dan terserah Anda untuk memutuskan apa yang harus dilakukan dengan mereka.

    Gunakan uang sebagai alat yang menjanjikan di tangan Anda:

    - mengoperasikan
    - mengkonversi
    - dan melipatgandakan!

    Gunakan layanan Unichange.me untuk mendiversifikasi jumlah opsi yang dapat Anda gunakan dengan Unichange.me di link ini!

    Pilih yang paling diperlukan dari mata uang elektronik yang kami tawarkan untuk beroperasi hanya dengan alat terbaik!

    ReplyDelete