Blog ini dibuat untuk sharing dan diskusi mengenai Pengenalan Trading Online terutama Emas yang menjadi idola baru berinvestasi saat ini. Happy Trading :) Pin BBM 7D880BE8 / WhatsApp 081703888689 posisi TS di Surabaya
Friday, 28 November 2014
Analisa Emas menggunakan Support dan Resistant
Pada gambar diatas anda bisa melihat bagaimana Support dan Resistant bisa menjadi panduan trading kita. Tanggal 21 Oktober 2014 harga tidak dapat menembus Resistant di 1250.19. Beberapa hari kemarin juga bisa dilihat harga belum bisa menembus 1201.80.
Kesimpulan: untuk posisi entry anda amati bagaimana pergerakan harga di area Support dan Resistant dan bagaimana Candle Patternya
Saturday, 15 November 2014
Menentukan Support dan Resistant untuk memulai Trading
Setelah
anda mengetahu apa itu “support” dan apa itu “resistant” sekarang kita belajar bagaimana
menentukan Support dan Resistant (S&R). Support dan resistance
memegang peranan penting dalam analisa teknikal. Dapat dikatakan bahwa keduanya
merupakan dasar dari analisa teknikal. Kita dapat mengambil keputusan transaksi
hanya dengan mencari serta menggunakan support dan resistance (sebagai acuan dimana kita menentukan
posisi “buy” maupun “sell”)
Ada berbagai cara untuk menentukan
level support dan resistance,
antara lain:
Friday, 24 October 2014
Mengenali Trend
Bahasa
aslinya adalah “price trend” atau tren pergerakan harga. Dengan mengetahui arah
trend akan membantu kita untuk mengambil keputusan buy atau sell.
Strategi
terbaik dalam bertransaksi adalah melakukan transaksi yang searah dengan trend.
Sederhananya adalah jika trend-nya naik, maka yang paling aman bagi kita adalah
mengambil posisi buy, sedangkan jika trend sedang turun sebaiknya kita
mengambil posisi sell
Secara garis
besar, trend dibagi menjadi 3:
Support dan Resistant
Jika kita
melihat pergerakan harga, kita akan melihat bahwa harga tidak pernah bergerak
dalam satu garis yang benar-benar lurus. Harga naik dan turun adalah
pemandangan yang wajar, namun jika kita perhatikan dengan lebih jauh lagi, maka
kita bisa melihat harga trend pada saat itu.
Ayo, kita
perhatikan lagi contoh trend pada bahasan sebelumnya. Naik, turun, naik, turun, kemudian
terbentuknya puncak dan lembah sudah menjadi ciri dari pergerakan harga. Kita
bisa melihat bahwa harga selalu berhenti di satu titik puncak, turun lagi dan
berhenti lagi di satu titik lembah, naik lagi dan berhenti lagi di puncak yang
lain, dan seterusnya.
Harga-harga
itu berhenti pada level-level tertentu yang disebut dengan “support” dan
“resistance”. Kali ini kita akan membahas kedua level tersebut.
1. Support
Kegunaan Indikator Moving Average
Moving Average
merupakan indikator teknikal yang paling luas digunakan oleh investor dan
trader diseluruh dunia, karena kemampuannya menghilangkan faktor subjektif dari
setiap analis. Moving Average dapat diartikan sebagai perubahan harga rata-rata
dalam satu timeframe tertentu. Misalnya MA 20, yang merupakan harga rata-rata
selama 20 periode grafik tertentu. Jika diaplikasikan kedalam grafik Daily, MA
20 berarti harga rata-rata selama 20 hari perdagangan. Demikian juga untuk H1,
MA 20 = rata-rata harga selama 20 jam terakhir.
Tipe Moving Average
Tipe Moving Average
Sunday, 12 October 2014
Pivot Point
Pivot Point adalah
level harga teknikal yang digunakan untuk menganalisis dan memperkirakan
pergerakan harga, yang perhitungannya diperoleh dari rata-rata harga terpenting
(high, low dan close) sebuah instrumen dalam periode tertentu.
Unsur dan cara perhitungan Pivot Point
Thursday, 9 October 2014
Kesalahan yang harus dihindari dalam Trading
Banyak Orang yang melihat bahwa trading forex bisa menghasilkan keuntungan yang banyak. Tetapi dengan pengalaman yang terbatas sebagian besar trader berakhir membayar sejumlah besar uang terhadap pembelajaran forex trading .Dan ada alasan lain yang menghambat kesuksesan mereka ataupun mengulangi kembali kegagalan mereka yaitu mereka menggunakan system trading forex yang kelihatannya menjanjikan. Tetapi apa yang terjadi? Banyak trader forex akhirnya menjadi korban yang mengenaskan.
Artikel ini akan mengungkapkan alasan dasar yang mengakibatkan kegagalan bagi para trader . Kami ingin pembaca untuk menyadari bahwa para trader yang membuat kerugian di pasar forex tidak benar-benar merugi . Itu tentu tidak benar bahwa mereka tidak bisa mengalahkan pasar forex . Faktanya adalah bahwa mereka tidak dapat mengalahkan diri mereka sendiri. Hal ini lebih berkaitan dengan memenangkan perlawanan terhadap psikologi mereka sendiri yang lebih penting dari apa pun .
Kesalahan psikologis pertama yang sebagian besar trader baru dan trader yang belum
Wednesday, 8 October 2014
Trading Plan
Strategi trading dalam dunia investasi, memiliki strategi dan teknik masing masing untuk menganalisis dan mengambil keputusan transaksi. Beberapa diantara strategi trading mereka ada yang hanya menggunakan strategi trading fundamental (misalnya berdasarkan berita atau indikator terkini) atau hanya menggunakan faktor teknikal (misalnya mengamati grafik dan indikator harga) sementara beberapa strategi trading yang lain menggabungkan kedua jenis analisa di atas.
Dari sisi jenis strategi trading mereka, ada yang melakukan transaksi 2 atau 3 kali setahun (jangka waktu panjang), ada juga yang mengambil posisi hingga 50 kali transaksi per hari (jangka waktu yang sangat pendek dan hanya mencari keuntungan kecil dalam setiap transaksinya). Beberapa diantara mereka ada yang berhasil, baik dengan strategi trading yang sama maupun berbeda, menggunakan jangka waktu panjang maupun pendek, namun banyak pula yang gagal.
Mereka yang menghasilkan keuntungan di pasar secara konsisten jika dipertemukan strategi trading akan memiliki karakteristik dan pilosofi yang sama. Kami meringkas karakteristik tersebut agar memudahkan Anda dalam memahami dan mengaplikasikannya.
6 karakteristik dan pilosofi umum strategi trading yang dimiliki oleh trader yang berhasil adalah:
1. Trading Plan
Dari sisi jenis strategi trading mereka, ada yang melakukan transaksi 2 atau 3 kali setahun (jangka waktu panjang), ada juga yang mengambil posisi hingga 50 kali transaksi per hari (jangka waktu yang sangat pendek dan hanya mencari keuntungan kecil dalam setiap transaksinya). Beberapa diantara mereka ada yang berhasil, baik dengan strategi trading yang sama maupun berbeda, menggunakan jangka waktu panjang maupun pendek, namun banyak pula yang gagal.
Mereka yang menghasilkan keuntungan di pasar secara konsisten jika dipertemukan strategi trading akan memiliki karakteristik dan pilosofi yang sama. Kami meringkas karakteristik tersebut agar memudahkan Anda dalam memahami dan mengaplikasikannya.
6 karakteristik dan pilosofi umum strategi trading yang dimiliki oleh trader yang berhasil adalah:
1. Trading Plan
Tuesday, 7 October 2014
Intuisi Market
Saat Trading, Menggunakan indikator tehnical saja tidak cukup.
Hanya karena kita sebagai trader merasa berita ekonomi dapat mempengaruhi pasar, tidak berarti proses pencapaian profit mudah di dapat dan dilakukan. Untuk mendapatkan profit yang konsisten dibutuhkan keahlian tambahan. Untuk trader yang bergaya trading cepat, supaya tidak deg degan diperlukan lebih dari indicator stochastic dan MACD, tapi banyak hal lainnya.
Diantaranya adalah Sentiment market, Trend Market, Support Resistent, kondisi jenuh market dll, yang bisa di baca juga dari candle yang sudah di pelajari sebelumnya dan refenrensi update berita yang berhubungan dengan comodities yang kita trading. Variable itu sebuah keahlian yang bisa di pelajari. Bahkan secara akademis, skill mengenai psikologi pasar bisa di asah. Jadi jika ada pertanyaan apakah intuisi pasar bisa di pelajari? jawabannya"IYA".
Biasanya karena gaya trading yang kaku yang hanya mengandalkan indicator, justru banyak investor terjebak dalam masalah posisi dan floating yang rumit tanpa mengetahui bagaimana cara dan solusi nya. Oleh karena itu, belajar mengenal intuisi market dan aspek lain sangat krusial untuk menciptakan pola trading yang lebih sehat, ideal dan menyenangkan.
Konsep Intuisi
Hanya karena kita sebagai trader merasa berita ekonomi dapat mempengaruhi pasar, tidak berarti proses pencapaian profit mudah di dapat dan dilakukan. Untuk mendapatkan profit yang konsisten dibutuhkan keahlian tambahan. Untuk trader yang bergaya trading cepat, supaya tidak deg degan diperlukan lebih dari indicator stochastic dan MACD, tapi banyak hal lainnya.
Diantaranya adalah Sentiment market, Trend Market, Support Resistent, kondisi jenuh market dll, yang bisa di baca juga dari candle yang sudah di pelajari sebelumnya dan refenrensi update berita yang berhubungan dengan comodities yang kita trading. Variable itu sebuah keahlian yang bisa di pelajari. Bahkan secara akademis, skill mengenai psikologi pasar bisa di asah. Jadi jika ada pertanyaan apakah intuisi pasar bisa di pelajari? jawabannya"IYA".
Biasanya karena gaya trading yang kaku yang hanya mengandalkan indicator, justru banyak investor terjebak dalam masalah posisi dan floating yang rumit tanpa mengetahui bagaimana cara dan solusi nya. Oleh karena itu, belajar mengenal intuisi market dan aspek lain sangat krusial untuk menciptakan pola trading yang lebih sehat, ideal dan menyenangkan.
Konsep Intuisi
Subscribe to:
Posts (Atom)
