Friday, 28 November 2014

Analisa Emas menggunakan Support dan Resistant


Pada gambar diatas anda bisa melihat bagaimana Support dan Resistant bisa menjadi panduan trading kita. Tanggal 21 Oktober 2014 harga tidak dapat menembus Resistant di 1250.19. Beberapa hari kemarin juga bisa dilihat harga belum bisa menembus 1201.80.

Kesimpulan: untuk posisi entry anda amati bagaimana pergerakan harga di area Support dan Resistant dan bagaimana Candle Patternya

Saturday, 15 November 2014

Menentukan Support dan Resistant untuk memulai Trading

Setelah anda mengetahu apa itu “support” dan apa itu “resistant” sekarang kita belajar bagaimana menentukan Support dan Resistant (S&R). Support dan resistance memegang peranan penting dalam analisa teknikal. Dapat dikatakan bahwa keduanya merupakan dasar dari analisa teknikal. Kita dapat mengambil keputusan transaksi hanya dengan mencari serta menggunakan support dan resistance (sebagai acuan dimana kita menentukan posisi “buy” maupun “sell”)
Ada berbagai cara untuk menentukan level support dan resistance, antara lain:

Friday, 24 October 2014

Mengenali Trend

Bahasa aslinya adalah “price trend” atau tren pergerakan harga. Dengan mengetahui arah trend akan membantu kita untuk mengambil keputusan buy atau sell.
Strategi terbaik dalam bertransaksi adalah melakukan transaksi yang searah dengan trend. Sederhananya adalah jika trend-nya naik, maka yang paling aman bagi kita adalah mengambil posisi buy, sedangkan jika trend sedang turun sebaiknya kita mengambil posisi sell
Secara garis besar, trend dibagi menjadi 3:

Support dan Resistant

Jika kita melihat pergerakan harga, kita akan melihat bahwa harga tidak pernah bergerak dalam satu garis yang benar-benar lurus. Harga naik dan turun adalah pemandangan yang wajar, namun jika kita perhatikan dengan lebih jauh lagi, maka kita bisa melihat harga trend pada saat itu.

Ayo, kita perhatikan lagi contoh trend pada bahasan sebelumnya. Naik, turun, naik, turun, kemudian terbentuknya puncak dan lembah sudah menjadi ciri dari pergerakan harga. Kita bisa melihat bahwa harga selalu berhenti di satu titik puncak, turun lagi dan berhenti lagi di satu titik lembah, naik lagi dan berhenti lagi di puncak yang lain, dan seterusnya.
Harga-harga itu berhenti pada level-level tertentu yang disebut dengan “support” dan “resistance”. Kali ini kita akan membahas kedua level tersebut.


1.    Support 

Kegunaan Indikator Moving Average

Moving Average merupakan indikator teknikal yang paling luas digunakan oleh investor dan trader diseluruh dunia, karena kemampuannya menghilangkan faktor subjektif dari setiap analis. Moving Average dapat diartikan sebagai perubahan harga rata-rata dalam satu timeframe tertentu. Misalnya MA 20, yang merupakan harga rata-rata selama 20 periode grafik tertentu. Jika diaplikasikan kedalam grafik Daily, MA 20 berarti harga rata-rata selama 20 hari perdagangan. Demikian juga untuk H1, MA 20 = rata-rata harga selama 20 jam terakhir.

Tipe Moving Average 

Sunday, 12 October 2014

Pivot Point

Pivot Point adalah level harga teknikal yang digunakan untuk menganalisis dan memperkirakan pergerakan harga, yang perhitungannya diperoleh dari rata-rata harga terpenting (high, low dan close) sebuah instrumen dalam periode tertentu.

Unsur dan cara perhitungan Pivot Point


Thursday, 9 October 2014

Kesalahan yang harus dihindari dalam Trading

Banyak Orang yang melihat bahwa trading forex bisa menghasilkan keuntungan yang banyak. Tetapi dengan pengalaman yang terbatas sebagian besar trader berakhir membayar sejumlah besar uang terhadap pembelajaran forex trading .Dan ada alasan lain yang menghambat  kesuksesan mereka ataupun mengulangi kembali kegagalan mereka yaitu mereka menggunakan system trading  forex yang kelihatannya menjanjikan. Tetapi apa yang terjadi? Banyak trader forex akhirnya menjadi korban yang mengenaskan.
Artikel ini akan mengungkapkan alasan dasar yang mengakibatkan kegagalan bagi para trader . Kami ingin pembaca untuk menyadari bahwa para trader yang membuat kerugian di pasar forex tidak benar-benar merugi . Itu tentu tidak benar bahwa mereka tidak bisa mengalahkan pasar forex . Faktanya adalah bahwa mereka tidak dapat mengalahkan diri mereka sendiri. Hal ini lebih berkaitan dengan memenangkan perlawanan terhadap psikologi mereka sendiri yang lebih penting dari apa pun .
Kesalahan psikologis pertama yang sebagian besar trader baru dan trader yang belum

Wednesday, 8 October 2014

Trading Plan

Strategi trading dalam dunia investasi, memiliki strategi dan teknik masing masing untuk menganalisis dan mengambil keputusan transaksi. Beberapa diantara strategi trading mereka ada yang hanya menggunakan strategi trading fundamental (misalnya berdasarkan berita atau indikator terkini) atau hanya menggunakan faktor teknikal (misalnya mengamati grafik dan indikator harga) sementara beberapa strategi trading yang lain menggabungkan kedua jenis analisa di atas.
Dari sisi jenis strategi trading mereka, ada yang melakukan transaksi 2 atau 3 kali setahun (jangka waktu panjang), ada juga yang mengambil posisi hingga 50 kali transaksi per hari (jangka waktu yang sangat pendek dan hanya mencari keuntungan kecil dalam setiap transaksinya). Beberapa diantara mereka ada yang berhasil, baik dengan strategi trading yang sama maupun berbeda, menggunakan jangka waktu panjang maupun pendek, namun banyak pula yang gagal.
Mereka yang menghasilkan keuntungan di pasar secara konsisten jika dipertemukan strategi trading akan memiliki karakteristik dan pilosofi yang sama. Kami meringkas karakteristik tersebut agar memudahkan Anda dalam memahami dan mengaplikasikannya.
6 karakteristik dan pilosofi umum strategi trading yang dimiliki oleh trader yang berhasil adalah:

1. Trading Plan


Tuesday, 7 October 2014

Intuisi Market

Saat Trading, Menggunakan indikator tehnical saja tidak cukup.
Hanya karena kita sebagai trader merasa berita ekonomi dapat mempengaruhi pasar, tidak berarti proses pencapaian profit mudah di dapat dan dilakukan. Untuk mendapatkan profit yang konsisten dibutuhkan keahlian tambahan. Untuk trader yang bergaya trading cepat, supaya tidak deg degan diperlukan lebih dari indicator stochastic dan MACD, tapi banyak hal lainnya.

Diantaranya adalah Sentiment market, Trend Market, Support Resistent, kondisi jenuh market dll, yang bisa di baca juga dari candle yang sudah di pelajari sebelumnya dan refenrensi update berita yang berhubungan dengan comodities yang kita trading. Variable itu sebuah keahlian yang bisa di pelajari. Bahkan secara akademis, skill mengenai psikologi pasar bisa di asah. Jadi jika ada pertanyaan apakah intuisi pasar bisa di pelajari? jawabannya"IYA".

Biasanya karena gaya trading yang kaku yang hanya mengandalkan indicator, justru banyak investor terjebak dalam masalah posisi dan floating yang rumit tanpa mengetahui bagaimana cara dan solusi nya. Oleh karena itu, belajar mengenal intuisi market dan aspek lain sangat krusial untuk menciptakan pola trading yang lebih sehat, ideal dan menyenangkan.

Konsep Intuisi